بِسْــــــــــــــــمِ اﷲِالرَّحْمَنِ اارَّحِيم
Dilahirkan di muka bumi, apakah kita pernah berpikir
untuk apa kita dilahirkan? Apa saja yang harus kita lakukan atas kesempatan hidup
yang telah Allah berikan? Dan apa yang
akan terjadi pada kita saat ruh pergi meninggalkan jasad? Apakah setelah kita
wafat semuanya akan selesai begitu saja? Ini hanyalah beberapa dari banyak
pertanyaan yang harus dijawab oleh makhluk yang diturunkan ke muka bumi untuk
menjadi khalifah.
Berbicara tentang kehidupan dunia, yang terpikirkan
oleh setiap manusia adalah kehidupan yang sangat singkat. Benar sekali,
kehidupan dunia itu sangat singkat. Manusia di muka bumi ibarat dedaunan yang berada
dalam satu pohon yang sangat besar, ada yang masih pucuk langsung jatuh ke permukaan
tanah, ada juga yang gugur ketika ia baru akan memberikan manfaat untuk pohon
itu sendiri dan ada yang yang mampu bertahan
sampai layu & memberi banyak manfaat. Karena pada hakikatnya semua itu
telah tertulis dengan nyata di Lauhul Mahfudz.
Lantas, setiap orang pasti tidak ingin menyia-nyiakan
kehidupan yang hanya sebentar ini. Dunia hanyalah persinggahan dari perjalanan
panjang, ini adalah awal yang nyata bagi kita manusia untuk dapat melakukan
banyak hal karena dikehidupan selanjutnya tidak ada lagi aktivitas seperti
sekarang, yang ada hanyalah pembalasan dari semua yang kita kerjakan di dunia. Seseorang
yang buruk amalan hidupnya ketika di dunia maka ia akan menerima balasan yang
sangat pedih (Na’udzubillah), sebaliknya
jikalau baik perbuatan anak manusia selama masih di dunia maka Allah akan
menyediakan tempat yang sangat indah baginya yaitu Syurga yang mengalir
sungai-sungai di bawahnya. Semoga kita termasuk kedalam golongan itu, Amin ya
Rabb.. :D
Pembahasan jadi sedikit menyeleweng kemana-mana
hehehe.. Walau itu bukan tujuan awal dari penulisan tulisan ini tapi tidak ada
salahnya untuk saling mengingatkan.
“Harimau mati meninggalkan belang, gajah mati meninggalkan gading”
“Harimau mati meninggalkan belang, gajah mati meninggalkan gading”
Itulah pribahasa yang sangat populer tatkala kita
membahas tentang arti hidup yang singkat ini. Bukan berarti kita harus
menyalahkan Allah yang mengutus kita ke muka bumi sebagai seorang manusia, bukan
sebagai seekor harimau atau seekor gajah, semua itu merupakan kehendak-Nya
karena Dia lebih mengetahui apa yang tidak kita ketahui.
Ketika kita sudah tiada, apakah orang lain masih akan mengenang kita? Jawabannya “iya”, kita akan dikenang mereka atas kebaikan atau keburukan ketika kita masih hidup tentunya. Lalu ketika mereka yang hidup berdampingan dengan kita juga telah tiada, siapa yang masih akan mengenang kita? Itulah yang pantas untuk kita renungi bersama mengingat kita selama ini hanya menghabiskan sisa umur kita tanpa melakukan sesuatu yang berarti buat generasi setelah kita. Lalu akan muncul sebuah pertanyaan lagi, lantas apa yang harus kita lakukan agar kita dapat terus dikenang semasa dunia masih ada? Inilah yang menarik untuk kita bahas bersama.
Saya ulangi lagi pertanyaan sebelumnya, apa yang
harus kita lakukan agar kita dapat terus dikenang semasa dunia masih ada? Saya
rasa jawaban yang cukup untuk mewakili adalah kita harus menghasilkan suatu
karya besar yang dapat memberikan pengaruh terhadap kehidupan mendatang. Ada
baiknya kita review lagi kebelakang, belajar dari mereka yang tetap dikenang
walaupun mereka telah lama tiada, bukan hanya namanya tapi juga karyanya yang
bermanfaat dan pengaruhnya terhadap kehidupan sekarang ini. Siapa saja mereka
itu? Yang pasti bukan satu dan saya akan membagikan beberapa saja dari mereka
yang sukses atas karya besar nya di masa lalu, yang sangat populer tentunya.
Sebagai seorang muslim, saya dan Anda pasti sangat
mengidolakan beliau, beliau merupakan tauladan umat manusia, beliau adalah
Rasulullah Muhammad SAW (570 SM - 632 SM). Muhammad SAW satu-satunya manusia
dalam sejarah yang berhasil meraih sukses-sukses luar biasa baik dilihat dari
kacamata agama maupun ruang lingkup duniawi. Berasal dari keluarga sederhana,
Muhammad SAW menegakkan dan menyebarkan salah satu dari agama terbesar di
dunia, agama Islam. Dan pada saat yang bersamaan tampil sebagai seorang
pemimpin tangguh, tulen, dan efektif. Kini tiga belas abad sesudah wafatnya,
pengaruhnya masih tetap kuat dan mendalam serta berakar. Sehingga tidak dapat
dipungkiri lagi bahwa Muhammad SAW adalah manusia yang paling berpengaruh dalam
sejarah manusia.
Mungkin kita sebagai seorang manusia akhir zaman
tidak akan mampu menyamai beliau karena beliau adalah manusia pilihan yang di
pilih langsung oleh Dzat yang memiliki alam semesta ini, jadi tidak usah
bermimpi ya kawan sekalian, apalagi sampai membuat faham-faham baru, nanti di
tangkap loh hehehe
Namun bukan berarti kita tidak bisa menjadikan kita sosok yang dapat dikenang semasa dunia masih ada. Lihatlah mereka yang berhasil menciptakan karya besar yang sampai sekarang masih dapat kita rasakan manfaatnya, seperti Isaac Newton (1642-1727), Albert Einstein (1879-1955), James Watt (1736-1819), Thomas Alva Edison (1847-1931) dan masih banyak lagi mereka dengan karya besarnya. Tidak menutup kemungkinan nama kita akan ada diantara mereka nanti, InsyaAllah.
Lalu dari kita pasti ada yang berkata “saya bukan anak teknik”. Tenang kawan,
karya besar itu bukan harus sesuatu konkrit yang berbau teknik, masih banyak
sesuatu yang dapat dibuat, pastinya yang dapat memberikan manfaat
kepada banyak orang, misalnya tulisan.
Dengan sebuah tulisan kita dapat memberikan informasi & berbagi pengetahuan serta dapat mengutarakan gagasaan. Dengan tulisan kita juga dapat mencurahkan semua isi hati kita di kala itu. Tulisan yang bermanfaat akan menjadikan ia sesuatu yang dapat memberikan banyak motivasi, bahan introspeksi dan sumber inspirasi bagi banyak orang.
Keberhasilan besar itu bukan lahir begitu saja, tapi
ia lahir dan tumbuh dari sesuatu kecil yang sederhana, butuh waktu dan
perjuangan untuk dapat menjadi besar.
So... Mulailah dari sekarang, karena jika kita tidak
mencoba hari ini lebih baik tidak sama sekali, karena kesempatan baik itu hanya
datang sekali dan waktu yang telah pergi tidak mungkin bisa kembali.
Banyak hal yang menarik yang bisa kita angkat
kepermukaan untuk dibahas, tapi apalah daya waktu membatasi kita. Saya berbicara disini bukan
berarti saya lebih baik dari kawan-kawan sekalian. Jujur ini pertama kali saya
menulis, jadi mohon saran & masukan untuk saya pribadi agar lebih baik lagi
kedepan dan mohon dimaafkan jika ada pilihan kata yang salah dan mungkin
menyinggung, tidak ada maksud sama sekali, saya hanyalah mahluk lemah yang jauh dari kesempurnaan, karena
kesempurnaan hanyalah milik Allah SWT.


No comments:
Post a Comment